Usaha ternak kambing Alumni FIAD dari Mojokerto, Menebar harapan dan kebersamaan.
ternak kambing milik IKA FIAD bagian bidang ekonomi dan kewirausahaan fiad di Mojokerto yang sangat menjanjikan ( foto dok)
MOJOKERTO – Di sebuah kandang sederhana di Desa Blooto, Mojokerto, suara embikan kambing menjadi saksi awal perjalanan usaha yang lahir dari kepedulian dan kebersamaan. Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Agama dan Dakwah (FIAD) Universitas Muhammadiyah Surabaya mengembangkan usaha ternak kambing yang digadang-gadang akan menjadi penggerak ekonomi alumni dan memberi manfaat bagi umat.
Kandang tersebut dirawat oleh Ustadz Abdul Karim, salah satu alumni yang tinggal di Mojokerto. Meski sederhana, kandang dirancang agar kambing-kambing bisa hidup nyaman terlindung dari terik matahari, hujan, dan angin kencang. Saat ini, ada delapan ekor kambing gibas betina di sana, semuanya sedang bunting. Harapannya, kelahiran anak-anak kambing nanti akan menjadi titik awal berkembangnya usaha ini.
“Ini bukan sekadar bisnis. Ini wujud nyata sinergi keilmuan, jejaring sosial alumni, dan semangat beramal usaha,” ujar Imam Ghozali, salah satu pengurus Ika FIAD.
Bagi para anggota alumni FIAD, usaha ini terbuka untuk diinvestasikan. Dengan modal awal minimal Rp500 ribu, para investor akan mendapatkan bagian dari Sisa Hasil Usaha (SHU) sesuai porsi saham yang dimiliki. Ke depan, kambing yang telah berkembang biak bisa dijual atau bahkan dimanfaatkan untuk kebutuhan kuliner, membuka peluang ekspansi yang lebih besar.
Imam berharap, semakin banyak alumni yang tergerak untuk bergabung, semakin kuat usaha ini berdiri. “Kalau bersama-sama, insyaallah ini akan menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan. Semoga menjadi berkah bagi semua,” pungkasnya. (imam)
Komentar
Posting Komentar